Pelajar Indonesia Cara Registrasi Online Unida 2018/2019 - Pelajar Indonesia

Pelajar Indonesia Cara Registrasi Online Unida 2018/2019

UNIDA.ac.id - Cara Pendaftaran Online UNIDA 2018/2019 Profil dan Mekanisme Pendaftaran Universitas Djuanda Bogor (UNIDA Bogor) Universitas Djuanda (UNIDA ) yaitu kampus swasta yang terletak di Provinsi Jawa Barat dan populer dengan julukan perguruan tinggi tinggi bertauhid. Universitas yang terletak di Jalan Tol Ciawi, Kabupaten Bogor ini bangun pada 21 Maret 1987. Visi dari kampus UNIDA Bogor yaitu menjadi universitas riset yang menyatu dengan tauhid dan diakui dunia. 

Sejak awal bangun hingga sekarang, Universitas Djuanda sudah mempunyai 8 fakultas, antara lain Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Fakultas Ekonomi Islam, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Sekolah Pascasarjana. Oleh alasannya yaitu itu bagi teman-teman yang gres saja lulus sekolah menengah atas atau sederajat, kampus ini sanggup Anda jadikan pilihan untuk melanjutkan pendidikan Anda.

Cara Pendaftaran Online UNIDA 2018/2019


Syarat Pendaftaran Universitas Djuanda

Bagi Anda yang ingin mendaftar di Universitas Djuanda, ada beberapa syarat dan ketentuan yang perlu diperhatikan. Agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal, Anda perlu menyiapkan berkas-berkas berupa :

  1. fotokopi ijasah atau surat tanda kelulusan SMA/MA sederajat sebanyak 3 lembar yang telah dilegalisir, 
  2. fotokopi nilai UN dan UAS sebanyak 3 lembar yang telah dilegalisir, 
  3. pas foto ukuran 3x4 berwarna sebanyak 5 lembar, 
  4. surat keterangan catatan kelakuan dari kepolisian,
  5. surat pernyataan sehat dari dokter. 
  6. Bagi Anda yang ingin transfer dari D3 maupun untuk melanjutkan pendidikan S2, Anda juga harus menyiapkan ijazah D3 dan S1 Anda sebelumnya. 

Jangan lupa untuk membawa materai 6000, untuk disematkan dalam form pendaftaran nantinya. Kabar baiknya, kampus ini membuka 3 kali pendaftaran atau 3 gelombang pendaftaran. Bagi yang mungkin gres mengetahui informasi mengenai kampus ini serta ketinggalan pendaftaran pada gelombang pertama, Anda tidak perlu khawatir alasannya yaitu Anda sanggup memakai kesempatan pada gelombang-gelombang selanjutnya.


Pendaftaran gelombang 1 biasanya dibuka pada awal bulan Januari sampai  bulan Juni. Untuk pendaftaran gelombang 2 biasanya dibuka pada periode bulan Juni hingga dengan bulan Agustus. Dan untuk gelombang terakhir dibuka pada pertengahan bulan Agustus hingga awal bulan September. Semakin cepat mendaftar semakin murah biaya yang Anda keluarkan. 

Untuk pendaftar pada gelombang 1 akan mendapat bagian SPS/uang gedung sebesar 50%. Terlebih kalau Anda masuk dalam peringkat 10 besar pendaftaran pada gelombang 1, Anda akan mendapat beasiswa senilai Rp 4.000.000,- dalam bentuk voucer. Namun kalau mendaftar pada gelombang 2, Anda hanya akan mendapat bagian uang SPS/uang gedung sebesar 25%. Sedangkan untuk pendaftaran pada gelombang 3 tidak akan mendapat bagian apapun.


Pendaftaran Onilne dan Offline Universitas Djuanda

Mekanisme pendaftaran Universitas Djuanda dilakukan melalui 2 sistem, yaitu secara eksklusif maupun online. Bagi calon mahasiswa yang bertempat tinggal sekitar kampus ini, 

  1. Anda sanggup mendaftar secara eksklusif dengan tiba ke kampus dan melaksanakan pendaftaran di Sekretariat PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) Universitas Djuanda Gedung A lantai 1. Selanjutnya, 
  2. Anda harus mengisi formulir atau form pendaftaran yang telah disediakan  oleh panitia. 
  3. Setelah mendapat nomor registrasi, Anda harus mengikuti ujian seleksi di waktu yang sama pada ketika pendaftaran. Jika Anda dinyatakan lolos maka Anda harus melaksanakan daftar ulang dengan melengkapi persyaratan yang ada dan membayar sesuai dengan jadwal studi yang dipilih. 
  4. Namun, kalau rumah Anda relatif jauh dari lokasi kampus, Anda sanggup melaksanakan pendaftaran dan ujian seleksi mahasiswa gres secara online. 
  5. Anda sanggup mengakses pendaftaran melalui web resmi www.unida.ac.id dan klik bab PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru). Ikuti alur pendaftaran dengan mengisikan biodata pada formulir online yang tersedia. 
  6. Kemudian Anda akan mendapat nomor pendaftaran, yang selanjutnya digunkanan untuk membayar biaya pendaftaran di bank. 
  7. Setelah itu Anda akan mendapat pesan konfirmasi (biasanya lewat email) yang berisikan password dan username yang nantinya dipakai untuk ujian seleksi online. 
  8. Tahap terakhir, kalau dinyatakan lulus seleksi, Anda harus melaksanakan pendaftaran online.


Pendaftaran Universitas Djuanda akan dikenai biaya Rp 250.000,- baik pendaftaran eksklusif maupun pendaftaran online. Mekanisme pembayaran pendaftaran langsung, sanggup dilakukan bersamaan dengan pengisian formulir, sedangkan pembayaran pendaftaran online dilakukan dengan tiba ke bank dan membayarkannya ke teller. Anda harus pergi ke salah satu bank yang telah ditentukan oleh pihak kampus, oleh alasannya yaitu itu baca petunjuk secara teliti semoga tidak terjadi kesalahan.

Universitas swasta memang populer lebih mahal dibandingkan dengan universitas negeri. Namun jangan khawatir, Universitas Djuanda menunjukkan banyak beasiswa menyerupai beasiswa Pendidikan Kader Dakwah, beasiswa Prestasi, Bidikmisi, beasiswa Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dan Kemenristek, beasiswa Kemenag RI, beasiswa Kabupaten Bogor, dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya beasiswa yang disuguhkan UNIDA, uang buakanlah penghalang bagi seseorang yang ingin belajar. Selain itu, dikotomi perguruan tinggi tinggi dan swasta akan menjadi sama saja.

Menjadi mahasiswa bukanlah hal yang mudah, ada banyak hal yang harus dipersiapkan mulai dari sekarang. Bagi Anda calon mahasiswa yang jauh dari rumah, persiapan mental harus ekstra dimiliki. Suasana akan berubah, Anda harus mulai hidup berdikari dan mengerjakan semuanya sendiri. Terlebih Anda akan jauh dari orang tua, jadi tidak akan ada seseorang yang selalu mengingatkan dan menyiapkan segala kebutuhan Anda. 

Oleh alasannya yaitu itu, Anda harus teliti dalam menyiapkan kebutuhan Anda sendiri. Bagi semua calon mahasiswa, kehidupan kampus tidak semudah kursi SMA/MA. Anda harus mulai siap dengan kiprah yang timbul karam setiap harinya. Pola berguru di perguruan tinggi tinggi tidaklah selalu didekte oleh dosen, terkadang Anda harus mencari materi asuh sendiri.