Kerajinan sebagai Bagian dari Industri Kreatif & Peluang Wirausaha

A. Kerajinan sebagai Bagian dari Industri Kreatif
Dunia    telah    melewati    empat    gelombang    peradaban    ekonomi.    Pada  gelombang pertama ekonomi, pertanian menjadi penggerak ekonomi yang utama. Gelombang tersebut dikenal dengan Gelombang Ekonomi Pertanian. Revolusi  industri  dan  perkembangan  permesinan,  membawa babak  baru bagi  perekomomian.  Industri  manufaktur  bermunculan  dan  menghasilkan  produk secara  masal.  Produk  dari  industri  massal  menjadi  motor  penggerak  utama   ekonomi.   Gelombang   ini   disebut   sebagai   Gelombang   Ekonomi  Industri. Gelombang berikutnya muncul sebagai akibat dari inovasi di bidang teknologi   informasi.   Gelombang   ketiga   ini   disebut   sebagai   Gelombang Ekonomi Informasi. Sarana dan sumber daya !sik memiliki keterbatasan. Ide
dan  gagasan  kreatif  dapat  memberikan  solusi  untuk  keterbatasan  !sik  yang ada.  Ide  kreatif membuat  ekonomi  terus  tumbuh.  Gelombang  dengan  ide kreatif  sebagai penggeraknya disebut sebagai Gelombang Ekonomi Kreatif. Pada gelombang ini industri kreatif menjadi penggerak utamanya. Industri-industri    yang    termasuk    ke    dalam industri kreatif dikelompokan ke dalam 14 sub sektor.  Sub  sektor  tersebut  adalah:  arsitektur, desain,    fesyen,    kerajinan,    penerbitan   dan percetakan, televisi dan radio, musik, film, video dan  fotografi,  periklanan,  layanan  komputer
dan  piranti  lunak,  pasar  dan  barang  seni,  seni pertunjukan,  riset  dan  pengembangan,  dan
permainan interaktif.

Tahun 2013 subsektor kerajinan berkontribusi sebesar Rp 92,6 triliiun pada
pendapatan Domestik Bruto Indonesia dan membuka 1 juta lapangan usaha yang sebagian besar merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah.

B. Kewirausahaan Produk Kerajinan
Hukum ekonomi dasar menjelaskan hubungan antara ketersediaan barang di pasar (supply
) dan permintaan pembeli (demand). Titik temu antara permintaan dan pengadaan adalah penetapan harga jual produk. Ketersediaan barang yang melebihi permintaan pembeli akan menurunkan harga barang. Sebaliknya ketersediaan barang yang lebih rendah daripada permintaan pembeli, dapat
menyebabkan harga barang menjadi tinggi. Produk kerajinan memanfatkan keterampilan tangan. Proses pengerjaan produk kerajinan membutuhkan waktu yang lama. Industri kerajinan hanya dapat menghasilkan jumlah barang yang terbatas dalam rentang waktu tertentu. Berbeda dengan industri
manufaktur yang mampu menghasilkan produk dalam jumlah besar dalam waktu yang singkat. Hal tersebut memberikan peluang produk kerajinan dengan keunikannya untuk memasuki pasar sebagai produk dengan jumlah terbatas atau limited edition/limited product. Produk yang unik dengan jumlah
terbatas dapat memiliki harga jual yang tinggi. Peluang kerajinan untuk menjadi produk dengan harga yang tinggi, harus dipastikan dengan melakukan riset pasar terhadap minat dan selera pembeli.
Hasil riset pasar akan mendasari proses perancangan produk kerajinan yang inovatif. Rancangan produk terwujud melalui kegiatan wirausaha dengan didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan. Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal pula dengan sebutan 6M, yakni :

  1. Man (manusia),
  2. Money (uang),
  3. Material (bahan),
  4. Machine (peralatan),
  5. Method (cara kerja), dan
  6. Market (pasar).


Man (manusia) atau SDM (Sumber Daya Manusia), saat ini biasa disebutkan dengan istilah
Man Power atau Mind Power, adalah personel atau orang-orang yang terlibat dalam wirausaha tersebut. Wirausaha yang berhasil salah satunya adalah apabila berhasil mengelola sumber daya manusia yang terlibat dalam setiap proses yang terjadi dalam usaha. Pengelolaan sumber daya manusia juga termasuk pengelolaan ide-ide inovatif yang dapat bermanfaat baik untuk perkembangan produk dan maupun usaha secara umum.

Money dapat dipahami sebagai dana yang menjadi modal usaha, perputaran uang melalui pengeluaran dan pemasukan yang terjadi dalam usaha tersebut. Kemampuan pengelolaan uang termasuk kemampuan mengelola keuntungan yang diperoleh untuk pengembangan usaha agar menjadi lebih besar.  Material, machine dan method terkait langsung dengan proses produksi
yang terjadi dalam usaha tersebut. Kemampuan wirausahawan dalam mengelola produksi yang efektif dan e!sien dapat menghasilkan keuntungan
wirausaha yang lebih besar.

Market, adalah  pasar  sasaran  dari  produk  yang  dihasilkan  oleh  suatu  usaha. Pengetahuan tentang pasar sasaran menjadi salah satu kunci penting untuk  keberhasilkan   suatu   usaha. Wirausaha   dikembangkan   berdasarkan   pada kebutuhan  dan  keinginan  pasar,  dengan  demikian peluang  produk  diserap pasar akan lebih besar. Riset tentang pasar bertujuan pula untuk mengenali
pesaing yang ada di pasar tersebut. Posisi suatu usaha terhadap pesaingnya harus  diketahui  oleh wirausahawan  agar  dapat  memenangkan  persaingan. Persaingan yang terjadi dapat mempengaruhi rancangan produk yang akan dibuat serta keputusan penetapan harga jual produk.

kerajinan sebagai industri kreatif dan wirausaha

0 Response to "Kerajinan sebagai Bagian dari Industri Kreatif & Peluang Wirausaha"

Posting Komentar